KLIK24.NEWS Bolmong – Kebersamaan dan semangat gotong royong kembali terasa di tengah hamparan sawah Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow. Di bawah naungan terpal hijau, Babinsa Koramil 1303-11/Lolak, Kopral Kepala (Kopka) Dwi Purwanto, tampak bahu-membahu bersama warga membantu proses perontokan padi, Sabtu (24/01/2026).
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas panen tersebut bukan sekadar menjalankan tugas kewilayahan, melainkan menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.
Dalam kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) itu, Kopka Dwi Purwanto mendampingi petani Yopan Piarame, pemilik lahan padi seluas kurang lebih 0,5 hektare dengan jenis padi Rambo. Dari lahan tersebut, petani berhasil memperoleh hasil panen sekitar satu ton gabah, yang diharapkan mampu menopang kebutuhan keluarga sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
BACA JUGA : Babinsa Kopda Mansur Dampingi Petani Cabai di Modayag, Wujud Nyata Kepedulian TNI untuk Ketahanan Pangan
Kopka Dwi Purwanto mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir dan menjadi solusi di tengah masyarakat.
“Sebagai Babinsa, kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berkewajiban mendampingi dan membantu masyarakat. Kehadiran kami di sawah ini adalah bentuk dukungan moral agar petani semakin semangat dalam mengolah lahannya,” ujarnya.
Sementara itu, Yopan Piarame mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang turun langsung membantu proses perontokan padi. Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian.
“Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri. Kehadiran Babinsa memberi semangat bagi kami para petani untuk terus bekerja dan meningkatkan hasil panen,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus terjaga dalam mendukung ketahanan pangan serta pembangunan di wilayah pedesaan.***



.
.














