KLIK24.NEWS Bolsel — Di bawah terik matahari dan di tengah kesederhanaan lokasi pembangunan, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat Desa Pinolahunga tampak begitu kuat. Kebersamaan itu tercermin dari peran aktif Babinsa yang tidak hanya mengawasi, tetapi turut bekerja bersama warga demi mewujudkan kemandirian ekonomi desa melalui pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Babinsa Koramil 1303-17/Posigadan, Pratu Made Yasa, menunjukkan komitmennya dengan terjun langsung mendampingi proses pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Pinolahunga, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Hingga Minggu (25/1/2026), progres pembangunan telah mencapai 55 persen, tertinggi di wilayah Kodim 1303/Bolaang Mongondow.
Capaian tersebut tidak hanya menandai kemajuan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat. Dalam setiap tahapan pembangunan, Pratu Made Yasa hadir sebagai penggerak kebersamaan, membantu koordinasi di lapangan, serta memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dengan tetap mengedepankan keselamatan kerja.
“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi wadah ekonomi yang mampu mendorong kemandirian dan meningkatkan taraf hidup warga,” ujar Pratu Made Yasa di sela-sela kegiatan.
BACA JUGA : Penganiayaan Berujung Maut di Gogagoman, Resmob Polres Kotamobagu Tangkap Pelaku Kurang 24 Jam
Antusiasme masyarakat pun terlihat jelas. Warga secara sukarela terlibat dalam pekerjaan fisik, mulai dari penyiapan material hingga pengerjaan bangunan. Semangat gotong royong yang masih terjaga kuat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan koperasi tersebut.
Sementara itu, Komandan Kodim 1303/Bolaang Mongondow, Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan KDKMP merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Koperasi Merah Putih ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol harapan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Progres 55 persen ini menjadi bukti bahwa sinergi yang baik akan menghasilkan capaian positif,” tuturnya.
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Pinolahunga diharapkan segera rampung dan menjadi pusat penggerak ekonomi desa, sekaligus contoh keberhasilan kolaborasi TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.***



.
.














