KLIK24.NEWS Kotamobagu — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mencegah kenakalan remaja, Tim Pantera Polres Kotamobagu terus melaksanakan patroli rutin dan berkelanjutan di wilayah hukum Polres Kotamobagu. Salah satu patroli tersebut dilaksanakan di Kelurahan Moninow, Kamis (29/1/2026).
Saat patroli berlangsung, Tim Pantera mendapati sekelompok Anak Sekolah (AAS) yang tengah berkumpul dan nongkrong di luar lingkungan sekolah pada jam pelajaran aktif. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya tindakan bolos sekolah, yang apabila tidak segera ditangani berpotensi berkembang menjadi perilaku negatif dan mengganggu kamtibmas.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas segera mengambil langkah preventif dengan melakukan pemeriksaan badan secara humanis, santun, dan sesuai prosedur. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi guna memastikan tidak adanya barang berbahaya yang dapat digunakan untuk tindakan melanggar hukum.
BACA JUGA : Kapolres Kotamobagu dan Pj. Wali Kota Jalin Kerja Sama dan Diskusi Bersama Menjelang Pemilu 2024
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan benda atau barang yang mengarah pada tindak pidana. Selanjutnya, Tim Pantera memberikan imbauan, nasihat, serta pembinaan secara persuasif dan dialogis kepada para pelajar, dengan menekankan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan sekolah, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, SIK, MH menegaskan bahwa patroli dan pembinaan terhadap pelajar merupakan bagian dari komitmen Polri dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.
“Pelajar diimbau untuk tidak meninggalkan kegiatan belajar pada jam sekolah serta menjauhi pergaulan yang dapat merugikan masa depan. Disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan merupakan kunci utama untuk meraih cita-cita,” ujar Kapolres.
Melalui kegiatan patroli preventif ini, Polres Kotamobagu berharap dapat menekan angka kenakalan remaja, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, serta menumbuhkan kesadaran pelajar akan pentingnya pendidikan sebagai bekal masa depan.***



.
.














