KLIK24.NEWS Siau – PT PLN (Persero) bergerak cepat memulihkan pasokan listrik di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pascaterjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor pada Senin (5/1) sekitar pukul 02.48 WITA. Dalam waktu kurang lebih 30 jam, PLN berhasil menormalkan 31 gardu distribusi, sehingga 80 persen pelanggan terdampak kembali menikmati aliran listrik.
Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, mengatakan sejak awal kejadian seluruh personel PLN langsung diterjunkan untuk melakukan identifikasi jaringan terdampak serta pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan.
“PLN bergerak cepat sejak awal kejadian dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat. Kami mengerahkan petugas pelayanan teknik untuk melakukan pembersihan serta perbaikan jaringan listrik yang terdampak banjir,” ujar Dimas.
Ia mengungkapkan, proses pemulihan menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, mulai dari material lumpur dan puing banjir yang masih menutupi jaringan hingga kondisi medan yang sulit dijangkau. Meski demikian, seluruh pekerjaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan guna memastikan keandalan pasokan listrik saat kembali dinyalakan.
Dalam upaya percepatan pemulihan, PLN UP3 Tahuna juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, serta berbagai pihak terkait. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan kelistrikan sekaligus mendukung kembalinya aktivitas masyarakat di Pulau Siau pasca bencana.
PLN menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan proses pemulihan hingga seluruh pelanggan terdampak dapat kembali menikmati layanan listrik secara normal, seiring dengan membaiknya kondisi wilayah terdampak banjir dan longsor.***



.
















