KLIK24.NEWS Manado — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) sukses menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026. Seluruh sistem kelistrikan terpantau aman dan andal, sehingga masyarakat dapat merayakan momen pergantian tahun dengan nyaman tanpa gangguan listrik.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan keberhasilan ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan kelistrikan yang prima, khususnya pada momen dengan lonjakan beban seperti perayaan tahun baru.
“PLN UID Suluttenggo memastikan seluruh sistem kelistrikan berada dalam kondisi normal dan siap melayani kebutuhan masyarakat pada momen beban puncak perayaan Tahun Baru. Kami bersyukur, sistem dapat berjalan andal sehingga aktivitas masyarakat berlangsung dengan lancar,” ujar Usman, Kamis (2/1/2026).
Secara umum, sistem kelistrikan di wilayah UID Suluttenggo terdiri dari dua sistem on grid dan puluhan sistem isolated/off grid. Sistem On Grid SulutGo melayani wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, sementara Sistem On Grid Sulselrabar melayani wilayah Sulawesi Tengah. Selain itu, terdapat 62 sistem kelistrikan terisolasi yang tersebar di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.
Pada malam pergantian tahun, tepatnya 31 Desember 2025, beban puncak listrik di wilayah UID Suluttenggo tercatat mencapai 852,27 MegaWatt (MW), meningkat sekitar 12,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan daya mampu pembangkit sebesar 1.126,09 MW, sistem kelistrikan Suluttenggo masih memiliki cadangan daya yang aman untuk melayani kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA : Awali Tahun 2026, Kapolres Kotamobagu Cek Kesiapan Call Center 110 dan Layanan SPKT
Untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama masa siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru), PLN UID Suluttenggo mengoperasikan 60 posko siaga yang didukung 2.199 personel, termasuk 32 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Seluruh petugas dibekali peralatan pendukung yang memadai, antara lain 141 mobil gangguan, 196 motor gangguan, 4 unit crane, 45 Unit Gardu Bergerak (UGB), 3 unit UPS, 59 unit genset, serta 47 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Keandalan pasokan listrik pada malam pergantian tahun juga dilaporkan langsung oleh manajemen seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di wilayah Suluttenggo melalui Check Point Kelistrikan yang dilaksanakan secara daring dan dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID Suluttenggo.
Dari wilayah timur Sulawesi Tengah, Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari persiapan matang dan kesiapsiagaan penuh seluruh personel di lapangan.
“Kami bersyukur pasokan listrik pada malam pergantian Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah kerja UP3 Luwuk, mulai dari daratan hingga kepulauan, berjalan aman. Seluruh petugas kami siagakan penuh untuk memitigasi risiko gangguan sekecil apa pun demi kenyamanan masyarakat,” ungkap Bogie.
Berdasarkan pantauan pada 16 sistem kelistrikan tegangan 20 kV di wilayah UP3 Luwuk, seluruhnya beroperasi normal. Pengamanan kelistrikan difokuskan pada titik-titik keramaian utama perayaan tahun baru, seperti Tugu Adipura Luwuk, Lapangan Eks STQH Ampana, Lapangan Unit 12 Toili, Taman Kota Banggai Laut, dan Taman Kota Salakan.
Sementara itu, dari Provinsi Gorontalo, Hardi, menyampaikan bahwa seluruh sistem kelistrikan di wilayah UP3 Gorontalo hingga Unit Layanan Pelanggan berada dalam kondisi aman dan andal.
“Alhamdulillah, keandalan seluruh sistem kelistrikan UP3 Gorontalo sampai dengan Unit Layanan Pelanggan dalam kondisi aman sehingga memberikan kenyamanan bagi pelanggan dalam seluruh kegiatan pada malam pergantian Tahun Baru 2026,” ujarnya.
PLN memastikan seluruh langkah pengamanan kelistrikan dilakukan secara terintegrasi, mulai dari kesiapan sistem, personel, hingga peralatan pendukung. PLN juga akan terus melakukan pemantauan sistem secara berkelanjutan hingga masa siaga berakhir, serta berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat.***



.
















