KLIK24.NEWS Jakarta – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional dengan memastikan layanan pengisian daya tetap andal selama arus balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Melalui Aplikasi PLN Mobile, PLN menghadirkan inovasi digital berupa fitur AntreEV dan Trip Planner guna memberikan kemudahan, kenyamanan, dan kepastian layanan bagi pengguna mobil listrik di tengah padatnya arus balik.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa fase arus balik identik dengan perjalanan panjang dan kepadatan lalu lintas, sehingga keandalan layanan menjadi faktor krusial untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna.
“PLN hadir memastikan pengguna kendaraan listrik tetap mendapatkan layanan pengisian daya yang andal. Dukungan sistem digital kami hadirkan untuk memberikan kemudahan dan ketenangan bagi pengguna selama perjalanan arus balik,” ujar Darmawan.
Sebagai terobosan terbaru, PLN Mobile menghadirkan fitur AntreEV, sistem antrean digital yang memungkinkan pengguna memperoleh kepastian giliran pengisian daya tanpa harus menunggu atau mengular di area Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Selama menunggu antrean, pengguna dapat beristirahat di lokasi terdekat yang lebih nyaman, sehingga area SPKLU tetap tertib dan tidak mengganggu aktivitas sekitar.
BACA JUGA : Apel Perdana 2026, Wali Kota Kotamobagu Tegaskan Disiplin ASN dan Serahkan SK 378 PPPK Paruh Waktu
Selain itu, fitur Trip Planner turut melengkapi kemudahan perjalanan arus balik. Fitur ini membantu pengguna menyusun rute perjalanan berdasarkan jarak tempuh dan kebutuhan pengisian daya, sekaligus menampilkan lokasi SPKLU di sepanjang jalur perjalanan. Perencanaan yang matang sejak awal diharapkan mampu mencegah penumpukan kendaraan di satu titik pengisian.
Dalam rangka kesiapsiagaan Nataru, PLN menyiagakan 4.516 unit SPKLU di 2.935 lokasi di seluruh Indonesia yang didukung oleh 5.190 personel. Khusus jalur strategis Sumatra–Jawa–Bali, PLN mengoperasikan 1.515 unit SPKLU, meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi kondisi darurat, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU mobile di titik-titik krusial.
Tak hanya itu, PLN turut menyediakan 117 posko siaga SPKLU yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat singgah untuk beristirahat sejenak sambil mengisi daya kendaraan listrik.
“Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas kami. Dengan memanfaatkan fasilitas dan kemudahan yang telah disiapkan, kami berharap perjalanan arus balik pengguna kendaraan listrik dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” tutup Darmawan.***



.
















