KLIK24.NEWS Bolmong — Senja yang perlahan turun di Desa Tuyat, Kecamatan Lolak, Sabtu (21/02/2026), menghadirkan suasana penuh makna. Di sebuah rumah sederhana milik warga, kebersamaan antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat terjalin dalam dialog yang hangat dan membangun pada agenda Reses Tahap I Tahun 2026 Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Hardjono Davis Kalimbe, Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Daerah Pemilihan I (Lolak–Sangtombolang). Turut hadir Camat Lolak Rapiah Dilapanga, unsur DPRD, perwakilan TNI-Polri, para kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tuyat.
Dalam sambutannya, Camat Lolak mengapresiasi pelaksanaan reses sebagai sarana efektif dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat secara langsung.
Sementara itu, Hardjono Davis Kalimbe menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai usulan warga, khususnya terkait peningkatan fasilitas kesehatan, pendidikan, jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, serta kebutuhan bibit jagung dan padi guna menunjang sektor pertanian.
“Reses ini menjadi momentum bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi akan kami perjuangkan sesuai kewenangan dan prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.
Babinsa Koramil 1303-11/Lolak, Serma I Gede Subaga, yang mewakili Danramil, turut hadir melakukan pendampingan guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Menurutnya, TNI melalui aparat kewilayahan akan selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat sebagai bentuk pengabdian serta komitmen menjaga stabilitas wilayah.
“Sebagai aparat teritorial, kami berkewajiban mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan membangun kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat adalah kunci terciptanya keamanan serta percepatan pembangunan di wilayah,” ujarnya.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan reses tersebut menjadi simbol kuat bahwa TNI senantiasa berdiri bersama rakyat, mendengar, serta mengawal aspirasi agar tetap berjalan dalam koridor persatuan dan kebersamaan.***



.
.














