Babinsa–Polri Mediasi Konflik Warga Gogagoman, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

KLIK24.NEWS Kotamobagu – Pendekatan persuasif dan komunikasi humanis kembali ditunjukkan aparat kewilayahan dalam menjaga stabilitas masyarakat. Mediasi penyelesaian permasalahan antarwarga yang sebelumnya terjadi di wilayah RT 25 RW 07 Kelurahan Gogagoman digelar di Kantor Kelurahan Gogagoman, Kota Kotamobagu, Senin (16/02/2026) sekitar pukul 11.48 Wita.

Kegiatan tersebut menghadirkan unsur TNI-Polri, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan kedua belah pihak keluarga yang berselisih. Turut hadir Sertu Defi Dotulung selaku Babinsa Kelurahan Gogagoman, Ipda Siagian (Kanit Intel Polsek Kotamobagu), Aipda Risto Mokodompit, Ketua RT dan RW setempat, serta personel Polres Kotamobagu.

BACA JUGA : Sambut Ramadhan 1447 H, Babinsa dan Warga Lobong Kompak Percantik Masjid Nurul Islam

Mediasi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam forum tersebut, pihak keluarga korban menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait penanganan perkara. Namun demikian, mereka menegaskan komitmen untuk tetap menghormati proses hukum dan tidak melakukan tindakan di luar aturan.

Sementara itu, keluarga pelaku menyampaikan bahwa penyelesaian sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum, serta menyatakan kesiapan untuk bertanggung jawab secara moral kepada keluarga korban.

Dari hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Keluarga pelaku juga menyatakan kesediaan membantu proses pengerjaan kubur almarhum dan hal-hal terkait lainnya, yang diterima oleh keluarga korban. Selain itu, pihak keluarga korban menjamin tidak akan terjadi gangguan kamtibmas di lingkungan tersebut.

BACA JUGA : Sambut Ramadhan 1447 H, Kapolres Kotamobagu Pimpin Syukuran dan Doa Bersama Perkuat Spiritualitas Personel

Sertu Defi Dotulung menegaskan pentingnya menjaga ketenangan masyarakat di tengah situasi yang sensitif.

“Kami mengimbau seluruh warga agar tetap menahan diri dan tidak terprovokasi. Setiap persoalan harus diselesaikan melalui jalur hukum dan musyawarah. Tugas kami memastikan wilayah tetap aman dan hubungan antarwarga tetap terjaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, komunikasi sosial akan terus dilakukan guna mencegah potensi konflik lanjutan serta memperkuat kebersamaan dan keharmonisan di lingkungan masyarakat.

Dengan sinergi TNI-Polri dan pemerintah kelurahan, mediasi berjalan tertib dan menghasilkan kesepahaman bersama demi menjaga stabilitas wilayah Gogagoman tetap aman dan damai.***

. .

Tinggalkan Balasan