Di Balik Asap Kopra, Babinsa dan Warga Baturapa Dua Rajut Gotong Royong

KLIK24.NEWS Bolmong – Di tengah tumpukan kelapa yang menggunung dan aroma kopra yang mengepul khas di Desa Baturapa Dua, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, terjalin kebersamaan sederhana yang sarat makna. Dari tempat pengolahan kopra inilah, semangat gotong royong kembali hidup, menyatukan TNI dan rakyat dalam satu tujuan: memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari desa.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1303-11/Lolak, Serma I Gede Subaga, menunjukkan peran nyatanya sebagai aparat teritorial dengan melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil). Ia turun langsung membantu warga dalam proses pengolahan daging kelapa kering (kopra), mulai dari memilah hingga memotong kopra berukuran besar agar siap dipasarkan, Kamis (05/02/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi pengolahan kopra milik Ade Paputungan, warga Desa Baturapa Dua yang menggantungkan penghidupan keluarganya dari sektor perkebunan kelapa. Proses pengolahan dilakukan secara manual dengan ketelitian tinggi, hingga menghasilkan kurang lebih 200 kilogram kopra siap jual.

Serma I Gede Subaga menegaskan bahwa keterlibatannya merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi warga binaan.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi, sekaligus membantu meringankan beban warga. Apa yang kami lakukan ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian dan perkebunan, termasuk pengolahan kopra, merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di wilayah Bolaang Mongondow. Oleh karena itu, pendampingan kepada warga dinilai penting agar produktivitas dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

BACA JUGA : Babinsa Koramil Bolaang Uki Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran

Sementara itu, Ade Paputungan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang ikut terlibat langsung dalam proses pengolahan kopra miliknya. Menurutnya, bantuan tenaga sekaligus perhatian tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi dirinya dan para pekerja.

Kegiatan ini menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana Babinsa tidak hanya hadir sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi desa.***

. .

Tinggalkan Balasan