Terkait Provinsi BMR Gubernur YSK : Untuk Syarat Kelengkapan Berkas DOB Harus Dipenuhi

Sulut,Klik24.News-Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menerima panitia pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR), di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Minggu (8/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur YSK berdialog langsung dengan sejumlah tokoh panitia pembentukan Provinsi BMR, di antaranya mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu yakni, Jainudin Damopolii, mantan Anggota DPRD Denny Mokodompit, Hairil Paputungan, hingga Didi Musa.
Pada kesempatan itu, YSK menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjanjikan pemekaran Provinsi BMR saat masa kampanye Pemilihan Gubernur.
(Senin,09/02/2026).

“Saya tidak pernah menjanjikan akan ada pemekaran BMR waktu kampanye Pilgub. Karena saya melihat kondisi BMR saat ini masih sangat bergantung pada dana transfer dari pusat dan provinsi,” Tegas Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE.
“Menurutnya, salah satu persoalan utama untuk di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR adalah, potensi sumber daya alam yang belum memberi dampak signifikan bagi pendapatan daerah.
“Saya melihat di Bolmong Raya ada potensi besar, terutama tambang emas. Tapi selama ini tidak pernah benar-benar menjadi pendapatan daerah, hanya dinikmati orang-orang tertentu saja. Ini yang sekarang sedang saya upayakan,” Ucapnya.

Gubernur ke-13 Sulut Yulius Selvanus menambahkan, saat ini pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Bolmong
Raya (BMR) mulai menunjukkan peningkatan. Kemudian untuk
“Pertumbuhan ekonomi dan IPM sekarang sudah meningkat, apalagi kalau sektor pertambangan bisa kita kelola dengan baik dan dijadikan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Gubernur Yulius Selvanus SE juga menilai bahwa, berbagai program pemerintah provinsi saat ini justru banyak difokuskan di wilayah Bolaang Mongondow Raya,”Ungkap Gubernur Sulut.

“Kalau dilihat, program saya sebagai Gubernur Sulut, justru lebih banyak di Bolmong Raya (BMR) dan itu sedang saya lakukan sekarang,”Pungkasnya.

“Pasalnya,Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE menegaskan bahwa, Secara objektif Bolmong Raya saat ini belum sepenuhnya siap untuk dimekarkan menjadi provinsi baru, meski proses persiapan masih terus berjalan. “Kalau mau jujur, sekarang Bolmong Raya belum siap, tapi sedang dalam tahap persiapan,” Jelas Gubernur Sulut.

“Mau DOB silakan, tapi harus untuk mengikuti seluruh persyaratan DOB, Jangan sampai itu justru menjadi beban bagi daerah induk,”Tegasnya.

Ia mengingatkan, agar panitia tidak terburu-buru dan terlebih dahulu memenuhi seluruh persyaratan administratif dan indikator ekonomi.
“Kita harus lihat PDRB-nya, supaya benar-benar bisa menjadi PAD.
Saat ini siapkan dulu semua, oleh
karena memang belum lengkap semua persyaratannya,”Tandasnya.

Selain itu, pemerataan Indeks Pembangunan Manusia juga menjadi perhatian utama oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi utara.
“IPM harus merata di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Utara, dan itu yang sedang saya perjuangkan di Bolaang mongondow Raya,”Ungkap Gubernur Sulut.

Di akhir pertemuan bersama dengan Panitia Pemekaran, Gubernur sulut Yulius Selvanus SE, meminta Pada
Panitia Pembentukan Provinsi BMR untuk melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan, Selain itu “Siapkan atas kelengkapan berkas yang ada, lalu laporkan kepada saya,” Terang Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus SE.

(Jhon A.Waluyan).

. .

Tinggalkan Balasan