TNI–Pemda–Perusahaan Bersatu, Koramil Lolayan Pimpin Aksi Bersih Pascabanjir di Desa Bakan

KLIK24.NEWS Bolmong — Pagi itu, langit Desa Bakan masih menyisakan mendung tipis. Lumpur cokelat pekat menempel di dinding rumah warga dan menggenangi lantai hingga menutup sebagian perabotan. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lolayan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir yang berdampak pada akses jalan, saluran drainase, serta rumah-rumah masyarakat.

Di tengah suasana pascabencana, semangat kebersamaan menguat. Prajurit TNI dari Koramil 1303-04/Lolayan hadir bukan sekadar mengawasi, tetapi turut memegang sapu, mendorong lumpur, dan membantu warga membersihkan rumah satu per satu.

Pada Sabtu (21/02/2026) pukul 08.00 Wita, Koramil 1303-04/Lolayan bersama Pemerintah Kecamatan Lolayan, karyawan PT JRBM, serta Damkar Kabupaten Bolaang Mongondow melaksanakan aksi pembersihan dampak banjir di Desa Bakan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Danramil 1303-04/Lolayan, Letda Inf Muslimin. Fokus utama diarahkan pada pembersihan ruas jalan utama desa yang tertutup lumpur, normalisasi saluran drainase, serta pembersihan rumah warga yang terdampak genangan air bercampur material tanah.

Dengan semangat gotong royong, personel Koramil turun langsung masuk ke dalam rumah warga membantu membersihkan lantai yang dipenuhi lumpur tebal. Tim lainnya mengangkat kayu, bambu, dan material sampah yang terbawa arus banjir untuk dimuat ke kendaraan pengangkut.

Untuk mempercepat proses pemulihan, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dikerahkan melakukan penyemprotan badan jalan dan halaman rumah warga. Sementara itu, satu unit alat berat jenis greider milik PT JRBM dioperasikan guna meratakan material lumpur agar akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan.

Letda Inf Muslimin menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan implementasi nyata pembinaan teritorial sekaligus bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana. Ini adalah bagian dari tugas kami sebagai aparat teritorial, memastikan wilayah tetap aman, masyarakat terbantu, dan aktivitas bisa kembali normal secepatnya,” ujarnya.

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, unsur swasta, dan masyarakat menjadi kunci percepatan pemulihan di Desa Bakan. Hingga siang hari, pembersihan terus dilakukan dengan harapan lingkungan kembali bersih dan warga dapat beraktivitas seperti sediakala.

Aksi kolaboratif tersebut menjadi potret kuat solidaritas lintas sektor dalam menghadapi bencana, sekaligus mempertegas bahwa di tengah ujian alam, kebersamaan adalah kekuatan utama.***

. .

Tinggalkan Balasan