KLIK24.NEWS Kotamobagu – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh, SIP, MAP, memimpin apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Samrat 2026, di halaman Mapolres Kotamobagu, Senin (02/02/2026).
Apel tersebut dilaksanakan atas nama Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, SIK, MH, dan menjadi tanda dimulainya operasi kepolisian yang mengedepankan langkah preventif dan preemtif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat berlalu lintas, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat menyambut Ramadhan.
Dalam arahannya, Kompol Romel Pontoh menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Samrat 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, melainkan lebih menekankan pada pendekatan humanis dan edukatif kepada masyarakat.
“Operasi Keselamatan Samrat ini bukan hanya penindakan, tetapi upaya membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman dalam menyongsong Bulan Suci Ramadhan,” tegas Wakapolres.
Operasi Keselamatan Samrat 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, dengan sasaran utama pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Di antaranya penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang kerap menjadi keluhan masyarakat, helm tidak sesuai standar, Over Dimension Over Loading (ODOL), serta perilaku berkendara yang membahayakan pengguna jalan lainnya.
BACA JUGA : Kapolsek Lolayan Beri Pembinaan Mental di PT BDL, Perkuat Integritas dan Harmoni Kerja Karyawan Tambang
Pelaksanaan operasi ini melibatkan personel Polres Kotamobagu yang diperkuat dengan personel gabungan lintas instansi, baik dalam bentuk teguran, penindakan, maupun penegakan hukum yang dilakukan secara profesional dan humanis di seluruh wilayah hukum Polres Kotamobagu.
Wakapolres Kotamobagu berharap, melalui Operasi Keselamatan Samrat 2026, dapat tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas sosial selama Bulan Ramadhan dengan rasa aman dan nyaman.***



.
.














