Waspada! Marak Penipuan Catut Nama DJP, Masyarakat Diminta Jangan Unduh File APK dari WhatsApp

KLIK24.NEWS Jakarta — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengeluarkan pengumuman resmi terkait maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat maupun pegawai DJP. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya terhadap pesan, telepon, maupun tautan mencurigakan yang mengatasnamakan otoritas pajak.

Dalam keterangannya, DJP menegaskan bahwa berbagai modus penipuan kini semakin beragam, memanfaatkan isu-isu aktual di bidang perpajakan sebagai kedok untuk menjerat korban.

Beberapa latar belakang yang kerap digunakan pelaku antara lain:

  • Pemadanan NIK dan NPWP serta konfirmasi data perpajakan
  • Implementasi aplikasi Coretax DJP
  • Mutasi atau promosi pejabat dan pegawai DJP

Adapun modus yang sering dilakukan oknum penipu meliputi:

  • Menghubungi masyarakat melalui WhatsApp dan meminta mengunduh file berformat .apk
  • Mengirim tautan palsu aplikasi M-Pajak
  • Meminta pelunasan tagihan pajak melalui pesan WhatsApp
  • Menawarkan proses pengembalian kelebihan pembayaran pajak
  • Mengirim tautan palsu pembayaran meterai elektronik
  • Menelepon dan meminta transfer sejumlah uang dengan mengatasnamakan pejabat/pegawai DJP

DJP menegaskan, masyarakat tidak boleh sembarangan mengklik tautan atau mengunduh file mencurigakan, terutama dengan format aplikasi (.apk) yang dikirim melalui pesan pribadi.

Apabila menerima permintaan atau pesan mencurigakan, masyarakat dapat melakukan konfirmasi resmi melalui saluran berikut:

Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan dugaan penipuan melalui:

DJP berharap pengumuman ini dapat disebarluaskan agar masyarakat semakin waspada dan terhindar dari kerugian akibat tindak penipuan yang mencatut nama institusi pajak.***

. .

Tinggalkan Balasan