Bangun Harapan dari Desa, TNI Genjot Pembangunan 9 Jembatan di Bolaang Mongondow Raya

KLIK24.NEWS Bolmong — Di balik gemuruh alat kerja dan tumpukan material di tepian sungai, harapan baru mulai tumbuh bagi masyarakat desa di wilayah Bolaang Mongondow Raya. Akses yang selama ini sulit dilalui, perlahan akan berubah menjadi jalur penghubung yang membuka kemudahan bagi aktivitas warga.

Kodim 1303/Bolaang Mongondow saat ini tengah mempercepat pembangunan sembilan jembatan sekaligus, yang terdiri dari lima jembatan perintis jenis gantung dan empat jembatan beton. Proyek ini tersebar di sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, hingga Bolaang Mongondow Utara.

Pembangunan tersebut mulai berjalan aktif sejak Senin (30/03/2026), dengan progres awal rata-rata telah mencapai sekitar 10 persen. Sejumlah titik pembangunan jembatan gantung berada di Desa Lobong, Kecamatan Passi Barat; Desa Gihang, Kecamatan Kaidipang; Desa Matabulu, Kecamatan Nuangan; serta dua lokasi di Desa Molobog, Kecamatan Motongkad.

Sementara itu, pembangunan jembatan beton dilaksanakan di Desa Mopugad Selatan, Kecamatan Dumoga Utara; Desa Tapadaka 1, Kecamatan Dumoga Tenggara; Desa Mengkang, Kecamatan Lolayan; serta Desa Lolayan, Kecamatan Lolayan.

Di lapangan, personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu memulai pekerjaan dengan pembersihan lahan, penyiapan area konstruksi, hingga distribusi material seperti batu dan pasir. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam pembangunan desa.

Khusus di Desa Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, progres pembangunan jembatan beton bahkan telah mencapai 42 persen. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap penggalian pondasi plat deker jembatan.

Komandan Kodim 1303/Bolmong, Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan.

BACA JUGA : TNI Kawal Pembangunan Koperasi Merah Putih di Boltim, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

“Pembangunan ini bukan sekadar membangun jembatan secara fisik, tetapi juga membangun harapan baru bagi masyarakat desa agar akses transportasi menjadi lebih mudah dan aktivitas ekonomi semakin berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi desa-desa yang selama ini masih terbatas akses infrastrukturnya.

Melalui percepatan pembangunan ini, TNI diharapkan terus menjadi bagian penting dalam membantu pemerintah daerah menghadirkan pembangunan yang merata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di akar rumput.***

. .
.

Tinggalkan Balasan

sbobet88

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d