KLIK24.NEWS Kotamobagu – Suasana sore menjelang waktu berbuka puasa di depan Makodim 1303/Bolaang Mongondow terlihat berbeda. Di tengah ramainya lalu lintas kendaraan, sejumlah prajurit TNI bersama anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XV Dim 1303/Bolmong berdiri di tepi jalan sambil membagikan takjil kepada para pengguna jalan.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Ramadhan 1447 Hijriyah ini bukan sekadar membagikan makanan pembuka puasa, tetapi juga menghadirkan senyum, sapaan hangat, dan kepedulian kepada masyarakat yang melintas.
Satu per satu pengendara yang melintas memperlambat kendaraannya untuk menerima takjil yang dibagikan. Beberapa tampak terkejut dengan aksi spontan tersebut, sementara yang lain menyambutnya dengan senyum penuh rasa syukur.
“Terima kasih, Pak,” ucap seorang pengemudi bentor dengan nada tulus sebelum kembali melanjutkan perjalanannya.
Kegiatan berbagi takjil yang digelar Kodim 1303/Bolmong ini menjadi potret nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Di tengah kesibukan menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah, para prajurit tetap menyempatkan diri hadir di tengah warga melalui kegiatan sosial yang sederhana namun penuh makna.
Komandan Kodim 1303/Bolmong, Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Ramadhan mengajarkan kita untuk saling berbagi dan peduli. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu bersama rakyat, tidak hanya dalam tugas pengamanan wilayah, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Kehadiran anggota Persit dalam kegiatan tersebut turut menambah nuansa kekeluargaan. Dengan balutan busana hijau khas organisasi, mereka aktif membagikan takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di depan Makodim.
Kebersamaan antara prajurit dan anggota Persit ini menjadi simbol harmonisasi peran keluarga besar TNI dalam membangun kepedulian sosial serta mempererat hubungan dengan masyarakat.
Bagi sebagian warga, takjil yang diterima mungkin sederhana. Namun di balik bingkisan kecil itu tersimpan makna yang jauh lebih dalam—sebuah wujud perhatian, kebersamaan, dan rasa saling memiliki antara TNI dan masyarakat di momentum penuh berkah bulan suci Ramadhan.***



.
.














