KLIK24.NEWS Boltim – Suasana Ramadhan di Desa Inaton, Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, tidak hanya diwarnai lantunan doa dan ibadah, tetapi juga semangat kebersamaan dan gotong royong. Di tengah hamparan kebun cabai yang memerah, tampak sinergi hangat antara aparat kewilayahan dan warga, menghadirkan energi positif di bulan penuh berkah.
Dalam rangka melaksanakan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil), Babinsa Koramil 1303-03/Modayag, Sertu Agus Sayono, turun langsung membantu warga memanen cabai kecil di lahan milik Ibu Indah Mokoginta, Sabtu (28/02/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat melalui aparat teritorial untuk senantiasa hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah binaannya.
Dengan penuh semangat, Sertu Agus Sayono bersama pemilik lahan memetik cabai yang telah memasuki masa panen. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian tidak hanya membantu meringankan pekerjaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi para petani yang tetap produktif meski sedang menjalankan ibadah puasa.
Di sela kegiatan, Babinsa mengimbau warga agar menjaga kesehatan dan berhati-hati saat bekerja, terutama dalam kondisi berpuasa. Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan tanaman secara optimal, mengingat pada bulan Ramadhan permintaan sejumlah komoditas, termasuk cabai kecil, cenderung meningkat.
“Di bulan Ramadhan ini kebutuhan bahan pokok biasanya bertambah. Saya mengajak para petani untuk terus merawat tanaman dengan baik agar hasilnya maksimal. Jika harga cabai mengalami kenaikan, tentu itu menjadi tambahan rezeki bagi petani. Namun yang utama tetap jaga kesehatan dan keselamatan saat bekerja,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mencerminkan kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat, sekaligus menjadi wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan di daerah. Semangat Ramadhan yang sarat nilai kebersamaan dan kepedulian semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Di tengah hamparan cabai yang siap panen, tersirat pesan bahwa ketahanan pangan dan kebersamaan adalah dua hal yang saling menguatkan, terlebih dalam suasana bulan suci yang penuh berkah.***



.
.














