KLIK24.NEWS Bolmong – Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat di Desa Tungoi Satu, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow. Di tengah aktivitas petani yang menjemur hasil panen padi, seorang Babinsa tampak ikut membantu warga meratakan butiran padi agar cepat kering di bawah hangatnya sinar matahari pagi.
Adalah Babinsa Koramil 1303-04/Lolayan, Praka Tegar, yang turun langsung membantu warga dalam kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan mendampingi petani menjemur padi milik Suhendri Mayadi, Minggu (08/03/2026).
Dengan menggunakan alat perata sederhana, Praka Tegar tampak sigap membantu membalik dan merapikan padi jenis Serayu yang baru saja dipanen. Kehadirannya di tengah aktivitas petani bukan hanya sekadar membantu pekerjaan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah binaan.
Praka Tegar mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas teritorial untuk selalu dekat dengan warga sekaligus memahami kondisi kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Sebagai Babinsa, kami tidak hanya hadir dalam kegiatan keamanan, tetapi juga berupaya selalu berada di tengah masyarakat. Membantu petani seperti ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan sederhana seperti membantu proses penjemuran padi juga menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi sosial dengan masyarakat. Melalui kebersamaan tersebut diharapkan tercipta hubungan yang harmonis serta saling mendukung antara TNI dan warga.
Sementara itu, Suhendri Mayadi, pemilik padi, mengaku merasa senang dan terbantu dengan kehadiran Babinsa yang turut membantu aktivitas pertanian warga.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan Babinsa. Kehadiran beliau membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan kami merasa diperhatikan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus terjaga, sekaligus mendukung upaya penguatan ketahanan wilayah dari tingkat desa.***



.
.














