KLIK24.NEWS Tojo Una-Una — PT PLN (Persero) terus memperkuat langkah transformasi energi nasional dengan mengakselerasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ulubongka berkapasitas 300 Megawatt (MW). Proyek strategis ini digadang-gadang menjadi tulang punggung pasokan energi bersih di Sulawesi Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan industri berbasis energi berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan lapangan Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo ke kawasan Sungai Ulubongka, Kamis (12/3/2026). Proyek ini merupakan bagian dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang menitikberatkan pada pengembangan energi baru terbarukan (EBT).
Rizal menjelaskan bahwa potensi hidrologi Sungai Ulubongka sangat ideal untuk pengembangan pembangkit listrik skala besar. Dengan luas daerah aliran sungai mencapai 3.330 km² dan debit air rata-rata 132,8 meter kubik per detik, proyek ini diyakini mampu menjadi pilar utama sistem kelistrikan bersih di wilayah tersebut.
“PLTA Ulubongka diproyeksikan menjadi penguat utama pasokan listrik bersih di Sulawesi Tengah. Kami mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan target Net Zero Emission,” ujar Rizal.
General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kehadiran PLTA ini akan membawa perubahan signifikan dalam bauran energi di Sulawesi.
“Ini bukan sekadar penambahan kapasitas, tetapi transformasi sistem kelistrikan. Kami mengawal seluruh tahapan, dari hulu di kawasan Pegunungan hingga hilir di Teluk Tomini, dengan tetap menjaga stabilitas sistem dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Dukungan penuh juga datang dari pemerintah daerah. Ilham Lawidu menilai proyek ini sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah yang akan membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru.
“PLTA ini menjadi angin segar bagi pengembangan industri dan pariwisata di Tojo Una-Una. Kami siap mengawal agar proyek ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Ilham.
Senada, Delis Julkarson Hehi menekankan pentingnya sinergi lintas wilayah, mengingat aliran Sungai Ulubongka melintasi dua kabupaten.
“Kolaborasi antar daerah sangat vital. Proyek ini akan memperkuat stabilitas energi, terutama untuk mendukung hilirisasi industri di Morowali Utara,” ujarnya.
Kunjungan ini turut mendapat dukungan dari Febriyanthi Hongkiriwang yang berharap proyek tersebut mampu mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal dengan tetap memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.
Melalui pengembangan PLTA Ulubongka, PLN menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi nasional berbasis energi bersih, sejalan dengan komitmen menuju masa depan yang berkelanjutan.***



.
.














