KLIK24.NEWS Luwuk – PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat transisi menuju energi bersih di wilayah Sulawesi Tengah. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi kelistrikan yang mempertemukan jajaran manajemen PLN, pimpinan daerah, serta perwakilan legislatif untuk membahas solusi jangka panjang sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Banggai hingga Morowali Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, menyoroti pesatnya pertumbuhan ekonomi di kawasan Luwuk dan sekitarnya. Menurutnya, sektor pariwisata yang berkembang serta industri pendukung seperti fasilitas cold storage di Banggai membutuhkan pasokan listrik yang besar dan stabil.
“Pertumbuhan ekonomi di Luwuk sangat positif, terutama di sektor pariwisata. Selain itu, kebutuhan daya untuk cold storage di Banggai menjadi prioritas kami agar sektor perikanan dan usaha kecil menengah dapat terus berkembang. Untuk mendukung hal tersebut, PLN menyiapkan peta jalan pemanfaatan potensi Energi Baru Terbarukan yang melimpah di wilayah ini sebagai pilar utama pasokan listrik masa depan,” ujar Rizal.
Sementara itu, Anggota DPD RI utusan Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, memberikan apresiasi terhadap respons cepat PLN dalam menangani berbagai dinamika kelistrikan di lapangan. Ia menilai pengembangan infrastruktur jaringan listrik terintegrasi menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah PLN yang selama ini kooperatif, termasuk pengembangan jaringan listrik di Sulawesi Tengah. Namun kami juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi kelistrikan di Banggai dan Banggai Laut yang masih memerlukan perhatian khusus agar dapat meminimalisir potensi gangguan,” ungkapnya.
Ia juga menaruh harapan besar terhadap proyek strategis interkoneksi jaringan listrik di wilayah tersebut.
“Kehadiran PLN UID Suluttenggo membawa angin segar. Kami berharap rencana interkoneksi SUTG yang menghubungkan Luwuk, Tojo Una-Una, Morowali Utara hingga Tentena segera terealisasi. Ini merupakan solusi jangka panjang yang dinantikan masyarakat agar tidak ada lagi daerah yang terisolasi dari akses listrik,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa PLN terus bekerja keras untuk memastikan pemerataan akses listrik hingga ke pelosok desa.
“Kami mendengar dan mencatat setiap aspirasi, baik dari Ibu Febriyanthi maupun para kepala daerah yang hadir. Fokus kami saat ini adalah memperkuat keandalan sistem distribusi serta mempercepat pembangunan infrastruktur interkoneksi. Dengan sistem ini, pasokan listrik akan jauh lebih stabil karena antarwilayah dapat saling menopang,” jelas Usman.
Ia juga menambahkan bahwa PLN tengah melakukan evaluasi terhadap daerah-daerah yang belum teraliri listrik secara optimal, termasuk mencari solusi melalui perluasan jaringan konvensional maupun pembangunan pembangkit berbasis energi baru terbarukan untuk wilayah terpencil.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Bupati Banggai dan Bupati Morowali Utara. Kehadiran kedua kepala daerah tersebut menegaskan dukungan pemerintah daerah, terutama dalam aspek perizinan dan pembebasan lahan, guna mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah masing-masing.***



.
.














