Ramadhan Penuh Berkah, PLN UP3 Manado Nyalakan Listrik Gratis untuk 31 Keluarga Prasejahtera

KLIK24.NEWS Manado – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dimanfaatkan PT PLN (Persero) untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat kurang mampu. Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado menyalakan listrik gratis bagi 31 keluarga prasejahtera, Rabu (04/03).

Program sosial tersebut merupakan inisiatif para pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya. Program ini juga dilaksanakan bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dengan tujuan membantu warga yang selama ini belum memiliki meteran listrik sendiri dan masih bergantung pada sambungan listrik dari tetangga.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa program Light Up The Dream menjadi bukti nyata bahwa PLN tidak hanya berfokus pada bisnis kelistrikan, tetapi juga memiliki misi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Energi listrik bukan sekadar komoditas, tetapi jembatan menuju kesejahteraan. Melalui program ini, insan PLN secara sukarela berbagi rezeki untuk membantu sesama. Kami berharap kehadiran listrik dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan para penerima,” ujar Usman.

Prosesi penyalaan listrik secara simbolis dilakukan langsung di rumah pelanggan oleh Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UID Suluttenggo, Maman Sulaeman, didampingi Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, bersama jajaran manajemen Unit Layanan Pelanggan (ULP).

Maman menjelaskan bahwa tahap awal penyalaan serentak telah dilakukan kepada 11 pelanggan dari total 31 keluarga yang menjadi target penerima program.

“Kami berharap listrik yang kini hadir di rumah warga dapat mendukung aktivitas ekonomi keluarga. Anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman pada malam hari, sementara para ibu dapat memulai usaha kecil dari rumah,” jelasnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menyebut program ini merupakan wujud gotong royong yang terus dijaga oleh insan PLN.

“Ini adalah bagian dari upaya pemerataan energi. Kami ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat di wilayah kerja kami yang harus hidup dalam keterbatasan listrik hanya karena kendala biaya penyambungan,” katanya.

Momen penyalaan listrik di Desa Wori berlangsung haru. Salah satu penerima bantuan, Ibu Susanti, tak kuasa menahan air mata saat lampu di rumahnya akhirnya menyala melalui meteran listrik miliknya sendiri.

Selama puluhan tahun, ia harus berbagi listrik dengan tetangga dan membayar sekitar Rp60 ribu setiap bulan untuk akses listrik yang terbatas.

“Puluhan tahun saya hanya menumpang listrik. Sekarang saya punya meteran sendiri. Biayanya lebih hemat dan saya tidak perlu merasa sungkan lagi. Terima kasih PLN, semoga semua pegawainya diberkahi, apalagi di bulan puasa ini,” ungkap Susanti penuh syukur.

Melalui program Light Up The Dream, PLN berkomitmen untuk terus memperluas akses listrik hingga menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Harapannya, semakin banyak keluarga di Sulawesi Utara yang dapat merasakan manfaat listrik sebagai energi untuk kehidupan yang lebih layak dan masa depan yang lebih cerah.***

. .

Tinggalkan Balasan

sbobet88

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11