KLIK24.NEWS Kotamobagu — Semangat kemanusiaan dalam program inovasi Motabi (Motivasi, Tatar, Bina) kembali diwujudkan Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, SIK, MH, dengan menghadirkan kepedulian hingga ke balik jeruji besi. Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan untuk mempererat nilai kebersamaan melalui kegiatan buka puasa bersama dengan para tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Kotamobagu, Rabu (11/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan tersebut diawali dengan penyampaian kultum menjelang waktu berbuka puasa. Ceramah singkat itu memberikan penguatan spiritual kepada para warga binaan agar menjadikan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki kesalahan masa lalu, serta menumbuhkan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto menyampaikan pesan yang sarat makna tentang pentingnya kesempatan kedua dalam kehidupan. Ia menegaskan bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan, namun kemuliaan seseorang di hadapan Allah SWT terletak pada kesungguhannya untuk bertobat dan berusaha memperbaiki diri.
“Orang yang baik di mata Allah adalah orang yang pernah berbuat salah, tetapi memiliki kesadaran untuk bertobat dan berkomitmen menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang,” ungkap Kapolres dalam pesannya kepada para warga binaan.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika waktu berbuka tiba. Kapolres bersama Wakapolres dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Kotamobagu duduk bersama para tahanan untuk menikmati hidangan berbuka puasa. Momen tersebut menghadirkan nuansa hangat yang menunjukkan bahwa proses pembinaan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum semata, tetapi juga melalui pendekatan kemanusiaan dan spiritual.
Melalui kegiatan ini, Polres Kotamobagu ingin menghadirkan pesan bahwa program Motabi bukan sekadar inovasi pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga wujud kepedulian yang menjangkau seluruh lapisan, termasuk mereka yang sedang menjalani proses hukum.
Diharapkan nilai-nilai kebersamaan dan pembinaan moral yang ditanamkan melalui kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi para warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat dengan semangat perubahan dan kehidupan yang lebih baik di masa depan.***



.
.














