KLIK24.NEWS Bolmut – Sinergitas TNI-Polri kembali terlihat kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Hal ini tampak dalam pelaksanaan pengamanan di Pos PAM Ketupat Samrat Desa Sangkub Timur, Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Di tengah suasana malam yang hangat dan penuh kebersamaan, personel gabungan melaksanakan tugas pengamanan dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan pendekatan humanis. Kehadiran aparat di lokasi tersebut menjadi representasi nyata negara dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan ketenangan bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan perayaan hari kemenangan.
Dalam kegiatan tersebut, pengamanan melibatkan 2 personel TNI dan 3 personel Polri. Kolaborasi ini menjadi bukti soliditas dan kekompakan lintas institusi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
Babinsa Koramil 1303-15/Bintauna, Kopda Deni Pratama, turut hadir langsung di Pos PAM dan berperan aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI tidak hanya sebatas menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri.
BACA JUGA : Respons Cepat Polisi di Pasar Senggol, HP Pengunjung Hilang Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat. Momentum Idul Fitri ini menjadi penguat bagi kami untuk terus memberikan rasa aman dan kenyamanan, sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sinergi antara TNI dan Polri merupakan kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah. Pendekatan yang dilakukan di lapangan mengedepankan komunikasi yang baik, sikap humanis, serta respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan.
Dengan pengamanan yang optimal dan kolaborasi yang solid, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri di wilayah Bolaang Mongondow Utara dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan momen suci bersama keluarga dengan penuh khidmat dan kebahagiaan.***



.
.







.







