KLIK24.NEWS Bolsel — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Pilolahunga, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, resmi rampung 100 persen. Proyek strategis desa ini tidak hanya menghadirkan fasilitas ekonomi baru bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kuat sinergitas antara TNI dan warga dalam mendorong pembangunan dari tingkat akar rumput, Sabtu (28/03/2026).
Bangunan koperasi tersebut berdiri kokoh di atas lahan desa seluas 30 x 28 meter dengan luas bangunan mencapai 30 x 20 meter. Selama proses pembangunan, kegiatan ini mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 1303-17/Posigadan sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial di wilayah.
Kehadiran Babinsa sejak tahap awal hingga penyelesaian pembangunan terbukti memberikan dampak positif. Selain memastikan proses berjalan aman dan tertib, Babinsa juga berperan aktif membangun semangat gotong royong masyarakat yang terlibat dalam pembangunan fasilitas tersebut.
Komandan Kodim 1303/Bolmong, Manashe Lomo, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan implementasi nyata peran TNI dalam mendukung pembangunan daerah.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat. Kehadiran mereka bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu masyarakat dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan di tingkat desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, TNI melalui aparat kewilayahan akan terus berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Rampungnya pembangunan KDKMP Desa Pilolahunga diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal, sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan warga serta memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Dengan kolaborasi yang terjalin erat antara aparat dan masyarakat, Desa Pilolahunga kini menegaskan diri sebagai contoh nyata bahwa pembangunan berbasis kebersamaan mampu melahirkan desa yang aman, maju, dan sejahtera.***



.
.







.







