KLIK24.NEWS Kotamobagu — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara menggelar Sekolah Kader Perubahan sebagai bagian dari penguatan kaderisasi partai. Kegiatan ini diinisiasi Wakil Ketua DPW PKB Sulut, dr. Weny Gaib, Sp.M., yang juga menjabat Wali Kota Kotamobagu, dan dilaksanakan di Jalur Dua Kotobangon, Kota Kotamobagu, Selasa (30/12/2025).
Sekolah Kader Perubahan tersebut diikuti ratusan kader PKB dari berbagai wilayah di Kota Kotamobagu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya kader sekaligus menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdaya saing.
Ketua DPC PKB Kotamobagu, Jusran Deby Mokolanot, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa PKB terus melakukan pembenahan internal melalui kaderisasi berkelanjutan. Menurutnya, soliditas dan kerja kolektif kader telah membuahkan hasil signifikan.
“Alhamdulillah, perjuangan PKB membuahkan hasil nyata. Kita berhasil meraih lima kursi di DPRD dan menduduki posisi pimpinan. Bahkan PKB juga sukses mengantarkan pasangan Weny–Rendy sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu,” ujar Jusran.
BACA JUGA : Resmob Polres Kotamobagu Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Moyag Tampoan
Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., mengajak seluruh peserta untuk mengikuti Sekolah Kader Perubahan dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan bahwa kaderisasi merupakan fondasi utama dalam melahirkan pemimpin yang memiliki integritas, loyalitas, dan keberpihakan kepada rakyat.
Weny juga menyampaikan apresiasi kepada DPC PKB Kotamobagu serta seluruh kader yang telah bekerja keras dan berjuang hingga memenangkan Pilkada Kotamobagu.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Jusran dan seluruh kader PKB Kotamobagu. Berkat perjuangan dan kekompakan kita semua, saya bisa dipercaya memimpin daerah ini,” ungkap Weny.
Ia menegaskan bahwa setiap kader memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin, asalkan mau berproses dan berjuang melalui mekanisme kaderisasi partai.
“Kita harus percaya diri. Siapa pun dari kita bisa menjadi pemimpin. Saya berharap dari kegiatan ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Kota Kotamobagu,” katanya.
Menariknya, Weny juga menyoroti peran strategis kaum perempuan dalam politik. Menurutnya, mayoritas peserta Sekolah Kader Perubahan adalah emak-emak, yang dinilainya memiliki kontribusi besar dalam kemenangan Pilkada Kotamobagu.
“Mereka inilah yang menjadi kekuatan utama dan memenangkan the winner dalam Pilwako,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Weny menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai inklusivitas yang menjadi ciri khas PKB.
“Saya memilih PKB karena partai ini dibangun dengan niat tulus, tidak membeda-bedakan agama, suku, maupun latar belakang. Inilah kekuatan utama PKB,” pungkasnya.***



.
.














