Pascabencana, Pasokan Listrik Pulau Siau Pulih 100 Persen, PLN Pastikan 10.232 Pelanggan Kembali Menyala

KLIK24.NEWS Siau — PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna memastikan pasokan listrik di Pulau Siau telah pulih sepenuhnya atau 100 persen pada Kamis (8/1/2026), setelah sebelumnya terganggu akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada Senin (5/1).

Pemulihan sistem kelistrikan dilakukan secara bertahap dan cepat oleh PLN UP3 Tahuna bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) Siau. Hasilnya, sebanyak 10.232 pelanggan terdampak kini kembali menikmati layanan listrik secara normal.

Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, mengatakan keberhasilan pemulihan ini merupakan buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh personel PLN yang diterjunkan langsung ke lokasi terdampak bencana.

“PLN UP3 Tahuna berkomitmen penuh memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Siau, kami langsung mengerahkan tim teknis untuk melakukan percepatan pemulihan dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan. Saat ini, seluruh pelanggan terdampak sebanyak 10.232 pelanggan telah kembali mendapatkan pasokan listrik secara normal,” ujar Dimas.

BACA JUGA : Rangkaian HUT ke-116 Kota Kotamobagu Resmi Dimulai, Wali Kota Ajak OPD Perkuat Kebersamaan

Sementara itu, General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa pemulihan kelistrikan di Pulau Siau merupakan bagian dari komitmen PLN untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat pascabencana.

“Ini adalah wujud komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami memastikan seluruh jajaran bergerak cepat dengan tetap mengedepankan keselamatan petugas dan masyarakat. Pemulihan ini tidak lepas dari kerja keras tim di lapangan serta sinergi yang solid dengan pemerintah daerah, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Usman.

Ia menjelaskan, tantangan utama selama proses pemulihan adalah tertutupnya akses menuju sejumlah titik jaringan akibat material longsor, serta kerusakan pada infrastruktur kelistrikan. Namun berkat koordinasi yang baik antara PLN, pemerintah daerah, aparat setempat, dan masyarakat, seluruh pekerjaan pemulihan dapat diselesaikan secara optimal.

PLN UP3 Tahuna juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pengertian masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. Ke depan, PLN akan terus melakukan evaluasi serta penguatan sistem kelistrikan, khususnya di wilayah rawan bencana, sebagai langkah mitigasi risiko dan peningkatan keandalan layanan.

Dengan pulihnya pasokan listrik secara menyeluruh di Pulau Siau, diharapkan aktivitas sosial, pelayanan publik, serta roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan normal dan lancar.***

.

Tinggalkan Balasan