KLIK24.NEWS Boltara – Di bawah terik matahari pagi yang menyinari hamparan hijau lahan pertanian Desa Biontong Satu, semangat kebersamaan kembali terpancar dari sosok Babinsa yang tak pernah lelah hadir di tengah masyarakat. Di antara barisan tanaman kacang tanah yang siap dipanen, tampak Moh. Taufik dengan penuh semangat membantu warga mencabut hasil bumi yang telah dirawat dengan penuh kesabaran.
Bertempat di Desa Biontong Satu, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Babinsa Koramil 1303-14/Bolangitang tersebut melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan membantu proses panen kacang tanah milik Istamin Abdul Hasan (46), yang mengelola lahan seluas kurang lebih satu are.
Kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga stabilitas wilayah, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra yang siap membantu warga dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pertanian.
Menurut Moh. Taufik, pendampingan kepada petani merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat desa.
BACA JUGA : Musrenbang Kecamatan Sangtombolang Bahas Prioritas Pembangunan RKPD Bolmong 2027
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga wilayah, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan membantu meringankan pekerjaan warga. Kebersamaan seperti ini adalah kekuatan utama dalam membangun desa,” ujarnya.
Sementara itu, Istamin Abdul Hasan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan kehadiran Babinsa yang secara langsung turun membantu di lahan pertanian.
Ia mengaku merasa terbantu sekaligus termotivasi dengan dukungan tersebut.
“ Kami merasa diperhatikan dan didukung. Kehadiran Pak Babinsa memberi semangat bagi kami para petani,” tuturnya.
Kebersamaan di lahan pertanian tersebut bukan sekadar aktivitas panen, melainkan simbol kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun ketahanan pangan serta mempererat tali silaturahmi demi kesejahteraan bersama.***



.
.














