KLIK24.NEWS Kotamobagu – Di tengah semangat membangun dari pinggiran negeri, harapan baru mulai tumbuh di desa-desa Bolaang Mongondow Raya. Program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kini mulai menunjukkan wujud nyata melalui pembangunan 70 titik koperasi yang tersebar di wilayah teritorial Kodim 1303/Bolaang Mongondow.
Saat ini, seluruh titik KDKMP tersebut masih dalam tahap pembangunan. Program ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi masyarakat berbasis koperasi, sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan hingga ke pelosok desa.
Sebagai aparat kewilayahan, Kodim 1303/Bolmong turut berperan aktif dalam melakukan pendampingan, monitoring, serta pengawalan agar proses pembangunan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Komandan Kodim 1303/Bolaang Mongondow, Manashe Lomo, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program nasional tersebut di wilayah teritorialnya, Kamis (19/02/2026).
“Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Kodim 1303/Bolmong siap mendukung dan mengawal pelaksanaannya agar berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dandim.
Menurutnya, koperasi memiliki peran penting sebagai wadah pemberdayaan ekonomi rakyat. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, KDKMP diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat daya saing pelaku UMKM, petani, dan nelayan di daerah.
BACA JUGA : Babinsa Kotabunan Selatan Bantu Jemur Kopra, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, keberadaan koperasi juga diyakini dapat memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Dengan penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan, stabilitas dan ketahanan wilayah pun akan semakin kokoh.
Kodim 1303/Bolmong terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan pembangunan di 70 titik tersebut berjalan sesuai rencana dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat desa di Bolaang Mongondow Raya.***



.
.














