Gerak Cepat di Tengah Banjir: Kapolsek Johan Atang Pimpin Evakuasi 55 Rumah Terendam di Desa Bakan

KLIK24.NEWS Bolmong – Jajaran Polsek Lolayan kembali menunjukkan dedikasi dan respons cepat dalam pelayanan kepada masyarakat. Pada Jumat (20/2/2026) sore, personel kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lolayan, Johan Atang, S.H., S.Th., M.A., M.Pd, bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda pemukiman warga di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan.

Bencana bermula ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.00 WITA. Curah hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih dua jam menyebabkan Sungai Lolotut meluap pada pukul 16.00 WITA dan merendam pemukiman warga.

Diketahui, titik luapan sungai tersebut merupakan lokasi yang sama dengan kejadian banjir sebelumnya. Tingginya debit air kali ini turut membawa material berupa potongan kayu yang menyumbat gorong-gorong di salah satu jembatan Desa Bakan.

Akibat sumbatan tersebut, air setinggi lutut orang dewasa merendam sedikitnya 55 rumah warga dan meluap hingga menutup akses jalan raya. Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan memicu kekhawatiran warga sekitar.

Melihat situasi yang berpotensi membahayakan warga, Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang bersama Bhabinkamtibmas Bripka Jukri Paputungan langsung turun ke lokasi. Bersama masyarakat setempat, mereka melakukan aksi gotong royong darurat dengan membersihkan tumpukan kayu secara manual di bawah jembatan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Setelah sumbatan berhasil diatasi, aliran sungai kembali normal dan genangan air berangsur surut. Tepat pada pukul 18.30 WITA, air yang sebelumnya merendam rumah dan jalan raya dilaporkan telah surut sepenuhnya.

BACA JUGA : Sinergi 2026: Wali Kota Wenny Gaib Terima Kanwil HAM, Kotamobagu Siap Perkuat Tata Kelola Berperspektif HAM

Pasca surutnya air, langkah antisipasi tetap dilakukan. Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang bersama Camat Lolayan, IP Linggotu, SE, Bhabinkamtibmas Bripka Jukri Paputungan, serta Babinsa Serka Lahapo melakukan penyisiran dan pengecekan langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak.

“Kehadiran Polsek Lolayan di lokasi banjir adalah komitmen kami untuk memastikan keselamatan warga. Kami berterima kasih atas kerja sama warga dan pihak terkait sehingga sumbatan kayu bisa segera teratasi dan air cepat surut,” ujar AKP Johan Atang saat melakukan pengecekan.

Hingga malam hari, situasi di Desa Bakan dilaporkan telah kembali kondusif. Meski 55 rumah sempat terendam, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Polsek Lolayan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali memicu luapan Sungai Lolotut, serta mengajak warga untuk terus menjaga kebersihan aliran sungai guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.***

. .

Tinggalkan Balasan