KLIK24.NEWS Bolmong – Mentari pagi baru saja menanjak ketika derap langkah prajurit menyatu dengan langkah warga di perbatasan Desa Tonom dan Desa Ibolian Satu, Rabu (25/02/2026) pukul 08.00 WITA. Bukan sekadar sampah yang dibersihkan, tetapi sekat-sekat sosial yang dilebur dalam semangat kebersamaan.
Kawasan perbatasan Kecamatan Dumoga Timur dan Dumoga Tengah menjadi ruang kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat. Kegiatan Karya Bakti tersebut dipimpin langsung Komandan Kodim 1303/Bolaang Mongondow, Letkol Inf Manashe Lomo, SH, MIP, sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI.
Tak ada jarak antara komandan dan warga. Prajurit memegang cangkul, ibu-ibu Persit mengumpulkan sampah, aparat kepolisian membersihkan saluran air, sementara masyarakat bahu-membahu merapikan akses jalan masuk Desa Ibolian Satu. Saluran air yang sebelumnya tersumbat kini kembali mengalir lancar, dan area perbatasan yang sempat dipenuhi sampah berubah menjadi kawasan yang bersih dan tertata.
Kehadiran Dandim bersama unsur Forkopimcam dan para kepala desa menunjukkan bahwa membangun daerah bukan hanya soal kebijakan di atas meja, tetapi juga keteladanan langsung di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Manashe Lomo menegaskan bahwa karya bakti merupakan simbol kekuatan kebersamaan.
“Karya bakti ini adalah simbol bahwa kita kuat karena kebersamaan. TNI tidak berdiri di atas masyarakat, tetapi berdiri bersama masyarakat. Ketika lingkungan bersih, kesehatan terjaga, dan persaudaraan menguat, di situlah ketahanan wilayah terbentuk,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan itu menjadi bukti bahwa nilai gotong royong masih tumbuh subur di Dumoga Raya. Lebih dari sekadar agenda rutin, karya bakti tersebut menjadi energi sosial yang memperkuat harmoni, sekaligus membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan demi masa depan bersama.***



.
.














