KLIK24.NEWS Bolmong – Hamparan sawah yang tergenang air di Desa Tungoi Satu, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, menjadi saksi kebersamaan antara prajurit TNI dan petani, Minggu (01/03/2026). Di bawah langit pegunungan Bolaang Mongondow, seorang Babinsa berseragam loreng tampak menyatu dengan lumpur sawah, menanam bibit padi satu per satu bersama warga.
Ia adalah Tegar, Babinsa Koramil 1303-04/Lolayan, yang melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan membantu proses penanaman padi di lahan milik Bapak Tito (47), petani setempat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
Tanpa ragu, Praka Tegar turun langsung ke lahan berlumpur, ikut menanam bibit padi bersama warga. Kehadirannya bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk kepedulian dan komitmen nyata Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dalam mendukung ketahanan pangan serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Kegiatan tersebut menggambarkan bahwa tugas Babinsa tidak terbatas pada aspek keamanan wilayah, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan ekonomi masyarakat binaan. Pendampingan kepada petani menjadi bagian penting dalam memastikan proses tanam berjalan optimal sekaligus memberi motivasi tersendiri bagi warga.
“Sebagai Babinsa, saya memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat ada permasalahan, tetapi juga dalam kegiatan produktif seperti ini. Ketahanan pangan berawal dari sawah dan kerja keras petani. Kami ingin memastikan mereka merasa didampingi dan diperhatikan,” ujar Praka Tegar.
Ia menambahkan, kebersamaan di sawah juga menjadi sarana komunikasi efektif untuk mendengar langsung aspirasi petani, termasuk berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pengolahan lahan hingga masa panen nanti.
Sementara itu, Bapak Tito menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa yang terjun langsung membantu proses tanam. Baginya, kehadiran aparat kewilayahan di tengah sawah memberikan semangat dan keyakinan bahwa petani tidak berjalan sendiri dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Kebersamaan di Desa Tungoi Satu pun menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan dari tingkat desa.***



.
.














