KLIK24.NEWS Bolmut – Asap tipis mengepul di bawah naungan terpal biru, menyatu dengan semangat kebersamaan yang hangat di Desa Bigo, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Di tengah tumpukan buah kelapa yang berserakan, tampak sosok prajurit TNI berdiri berdampingan bersama warga, tidak sekadar hadir, tetapi turut bekerja dan merasakan denyut kehidupan masyarakat binaannya.
Adalah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1303-13/Kaidipang, Sertu Muhlis Pontoh, yang melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan membantu proses pengeringan buah kelapa milik warga setempat.
Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi pengolahan kopra milik Bapak Yusuf (56), seorang petani kelapa di Desa Bigo, Selasa (3/3/2026).
BACA JUGA : Duduk Bersama di Teras Rumah, Babinsa Dumoga Ajak Warga Jaga Generasi Muda dan Keamanan Desa
Proses pengeringan dilakukan secara tradisional dengan memanfaatkan sabut atau kulit kelapa sebagai bahan bakar. Sabut dibakar secara bertahap untuk menghasilkan panas yang merata, sehingga daging kelapa dapat matang dan mengering sempurna sebelum diolah menjadi kopra.
Metode tradisional ini memerlukan ketelitian serta tenaga ekstra agar hasil yang diperoleh memiliki kualitas baik dan nilai jual yang tinggi di pasaran.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas masyarakat tersebut bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan. Melalui kegiatan Bintahwil, Babinsa turut memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat yang menjadi bagian dari ketahanan wilayah secara menyeluruh.
Babinsa Koramil 1303-13/Kaidipang Sertu Muhlis Pontoh mengatakan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Babinsa dalam membangun kedekatan serta membantu kesulitan masyarakat di sekelilingnya.
BACA JUGA : Babinsa Dampingi Petani Jemur Jagung, Sinergi TNI–Rakyat Perkuat Ketahanan Pangan di Langagon Dua
“Sebagai aparat kewilayahan, kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan. Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk kebersamaan dan komitmen TNI untuk selalu berada di tengah rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, sektor pertanian kelapa memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian masyarakat Desa Bigo. Oleh karena itu, pendampingan sederhana seperti membantu proses pengeringan kopra diharapkan mampu meringankan beban petani sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga.
Melalui kebersamaan tersebut, sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjalin erat, sehingga mampu memperkuat ketahanan ekonomi desa sekaligus mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan.***



.
.














