KLIK24.NEWS Kotamobagu — Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, SIK, MH bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kotamobagu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda yang berlangsung di Kantor Wali Kota Kotamobagu, Senin (09/03/2026).
Rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis bagi para pimpinan daerah untuk memperkuat sinergitas serta menyamakan langkah dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama bulan Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu yang menjadi perhatian bersama adalah fenomena balap lari yang belakangan ini viral di kalangan remaja dan masyarakat. Aktivitas yang kerap berlangsung pada malam hingga menjelang subuh tersebut dinilai berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum serta membahayakan keselamatan peserta maupun pengguna jalan lainnya.
Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto menegaskan bahwa menjaga kondusivitas wilayah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat.
“Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Melalui koordinasi yang intensif dalam forum Forkopimda ini, diharapkan langkah-langkah preventif dapat segera dilakukan untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Lebih lanjut, momentum bulan suci Ramadhan juga dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, serta tanggung jawab kolektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat yang menjalankan ibadah.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antar unsur Forkopimda, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Kotamobagu tetap terjaga sepanjang bulan Ramadhan. Kondisi yang aman dan damai tersebut menjadi harapan bersama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan penuh kekhusyukan.***



.
.














