KLIK24.NEWS Kotamobagu – Pj. Wali Kota Kotamobagu, Abdullah Mokoginta, S.H., M.Si., bersama Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., turun langsung memantau proses pencarian seorang warga Kelurahan Kotobangon yang dilaporkan hanyut terseret arus sungai. Selain itu, keduanya juga meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kota Kotamobagu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Saat melakukan peninjauan di Kelurahan Kotobangon, Mogolaing, dan Gogagoman, Pj. Wali Kota Kotamobagu menyampaikan harapannya agar korban yang hanyut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
BACA JUGA : Mudah dan Cepat! Begini Cara Cek Nama di BI Checking (SLIK) Secara Online
“Seperti kita ketahui bersama, Kota Kotamobagu dalam beberapa hari ini dilanda hujan, dan tadi sore saya bersama Kapolres dan Forkopimda sudah turun meninjau. Mudah-mudahan belum ada korban jiwa. Informasi ada warga yang hanyut, tapi kita berharap masih bisa diselamatkan,” ujar Abdullah Mokoginta.
Lebih lanjut, ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang bermukim di bantaran sungai dan daerah rawan longsor.
“Saat ini masih hujan, kami harapkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah bantaran sungai dan perbukitan. Saya dan Pak Kapolres tadi sudah meninjau di beberapa titik, saya harapkan seluruh masyarakat tetap waspada. Fokus penanganan kami tanggap darurat dan pencarian korban,” tambahnya.
Usai meninjau lokasi bencana, Pj. Wali Kota Kotamobagu langsung memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Posko Bencana Alam Kecamatan Kotamobagu Barat. Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Kotamobagu, Adrianus Mokoginta, S.E., Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, serta anggota DPRD Kota Kotamobagu Deddy S. Pinontoan.
Kepala BPBD Kota Kotamobagu, Asriyanti, S.T., M.M., menyampaikan bahwa Pj. Wali Kota telah memberikan arahan terkait langkah-langkah evakuasi dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
“Bapak Pj. Wali Kota Kotamobagu meminta agar segera dilakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir dan longsor, serta memastikan bantuan segera disalurkan,” ujar Asriyanti.
Selain itu, BPBD bersama tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow akan menggelar Rapat Teknis besok guna membahas penetapan status bencana serta langkah-langkah penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian warga yang hanyut masih berlangsung dengan melibatkan tim SAR gabungan. Pemerintah Kota Kotamobagu terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.
Pemerintah mengimbau masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan bencana, agar tetap waspada dan segera melapor ke posko terdekat jika membutuhkan bantuan. Intensitas hujan yang masih tinggi membuat potensi banjir dan longsor tetap mengancam sejumlah wilayah di Kota Kotamobagu.
Pemerintah daerah, bersama unsur Forkopimda dan relawan, akan terus bekerja keras memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.***