Global  

Ketegangan Global: Negara-Negara Pemilik Senjata Nuklir dan Ancaman Stok Nuklir yang Meningkat

Illustrasi

KLIK24.NEWS Global – Ketegangan Global, Negara-negara di seluruh dunia terus mempertahankan kebijakan pertahanan yang ketat, bahkan hingga mengembangkan senjata nuklir sebagai bagian dari strategi pertahanan nasional mereka. Dengan lebih dari 13.000 stok nuklir global yang tersebar di beberapa negara, pertanyaan tentang keamanan dan dampak potensialnya terus memicu perdebatan.

Meskipun dunia mengingat tragedi Hiroshima dan Nagasaki, dimana senjata nuklir dijatuhkan pada tahun 1945, fakta menunjukkan bahwa stok nuklir yang ada saat ini jauh lebih kuat dan beragam dalam potensi kehancuran yang mereka miliki.

BACA JUGA : “Dari Buku Catatan ke Kehidupan Nyata”

Beberapa negara terus mempertahankan stok nuklir sebagai bagian dari strategi kekuatan nasional mereka. Di antara negara-negara yang dikenal memiliki stok senjata nuklir yang signifikan termasuk Amerika Serikat, Rusia, Republik Rakyat Tiongkok, Prancis, dan Britania Raya.

Meskipun ada perjanjian internasional seperti Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) yang bertujuan untuk mencegah penyebaran senjata nuklir, beberapa negara telah memilih untuk tetap mengembangkan dan mempertahankan senjata ini.

BACA JUGA : Pesta Rakyat Menutup Rangkaian Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-78 RI di Kota Kotamobagu

Namun, perlu dicatat bahwa terdapat juga negara-negara di luar kelompok NPT yang telah mengembangkan senjata nuklir, seperti Israel, India, dan Pakistan. Ketidakpastian terkait stok dan program nuklir ini telah meningkatkan ketegangan global terkait masalah keamanan dan stabilitas regional.

Dengan jumlah stok nuklir global yang masih tinggi, tantangan besar bagi komunitas internasional adalah menjaga kesepakatan dan perjanjian yang dapat mengendalikan dan mengurangi senjata nuklir. Diskusi tentang pelucutan senjata dan penghentian pengembangan nuklir tetap menjadi fokus utama dalam upaya menjaga perdamaian global.***

Berita Lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *